Belum Ada Kejutan Dari 3G


TREN terbaru di jagat komunikasi dan informasi kita sudah memasuki “kawasan” 3G, alias generasi ketiga. Iklan-iklan layanan produk seluler tiada henti menebarkan kecanggihan jaringan nirkabel 3G beserta fitur-fitur canggihnya. Media massa juga tak kalah antusias “membantu” para vendor handset menyemarakkan kehadiran teknologi ini melalui liputan-liputannya yang provokatif.

Prospek Pekerja TI di Indonesia


Ada anggapan, memilih studi dalam bidang teknologi informasi (TI) memiliki nilai lebih ketimbang bidang lainnya. Terutama untuk mencari pekerjaan dan meraih gaji tinggi setelah kelulusan. Memang, asumsi ini ada benarnya, karena pada dasarnya perusahaan di masa kini sangat membutuhkan tenaga TI. Hal ini juga tidak lepas dari keahlian teknis dan tanggung jawab tenaga TI untuk menunjang operasional bisnis perusahaan,…

Selain Cina, Kita Patut Belajar dari India


Kemajuan Teknologi Informasi-Komunikasi Sadar bahwa negeri kita serba tertinggal dari laju perkembangan industri dan modernisasi, para pengamat globalisasi selalu mengajak kita belajar dari negeri Cina. Bukan karena hadist nabi, “belajarlah sampai ke negeri Cina” yang memprovokasi kita, melainkan karena di negeri Tirai Bambu itu perkembangan pesat sedang terjadi. Memang, pelajaran revolusi industri dan ekonomi yang…

Seluler yang Sarat Inovasi


Jumlah pengguna ponsel GSM di Indonesia saat ini baru sekitar 30 juta orang dari jumlah 220 juta penduduk Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekira 5,2 persen didominasi PT Telkomsel. Adapun pengguna telefon tetap tanpa kabel (nirkabel) yang menggunakan teknologi CDMA baru menguasai 20 persen. Para operator tampaknya semakin optimistis menggaet pelanggan baru. Hal ini disebabkan penduduk…

Fenomena Politik Windows vs Linux


Masalah perangkat lunak komputer bukan sekadar soal teknis atau soal variabel dan parameter. Di era serba-komputer sekarang ini bisa jadi masalah itu mengarah pada soal politik, bahkan ideologi. Di Prancis hal itu terjadi.

Alkisah, Pemerintahan Kota Paris melalui Departemen Teknologi Informasi-nya melakukan studi kelayakan berkaitan dengan rencana penerapan sistem perangkat lunak berbasis Linux. Asumsi prastudi, jika hasil riset membuktikan Linux lebih murah dan efektif, maka pemerintah akan mengalihkan 17.000 perangkat PC yang selama ini menggunakan Windows.